PARADIGMA PENDIDIKAN KELUARGA

Almahalli

Judul : PARADIGMA PENDIDIKAN KELUARGA

Penulis : Dr. Ahmad Sastra, MM & Dr. Ema Mahmudah, MPdI

Penerbit : Media Luhur Sentosa

Spesifikasi : 14x21 cm, xvi+283 hal, soft cover, b/w

ISBN : 978-623-97753-3-9

Terbit : 2021

“Hai orang-orang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. at-Tahrim: 6)

Dalam Islam keluarga dikenal dengan istilah usrah, nasl, ali’ dan nasb. Keluarga dapat diperoleh melalui keturunan (anak, cucu), perkawinan (suami, istri), persusuan dan pemerdekaan. Keluarga (kawula dan warga) dalam pandangan antropoligis adalah suatu kesatuan terkecil yang dimiliki oleh manusia sebagai makhluk sosial yang memiliki tempat tinggal dan ditandai oleh Kerjasama ekonomi, berkembang, mendidik, melindungi, merawat, dan sebagainya. Sedangkan inti keluarga adalah ayah, ibu dan anak.

Ada beberapa fungsi keluarga, diantaranya adalah fungsi edukatif. Kedua orang tua memiliki kewajiban untuk melaksanakan pendidikan sedini mungkin terhadap anak-anaknya dalam keluarga. Keluarga merupakan pendidikan yang pertama dan utama. Maju mundurnya anggota keluarga ditentukan dengan pelaksanaan pendidikan dalam keluarga. Pusat pendidikan utama adalah keluarga. Yang menjadi sumber terjadinya kenakalan remaja adalah kurangnya kehangatan pendidikan keluarga yang ditanamkan orang tua di rumah.

Buku ini lebih membahas tentang ‘paradigma pendidikan keluarga perspektif Islam. Seiring pergantian zaman, maka berkelindan dengan segala ujian dan tantangan. Orang tua mesti memahami betul hakikat keluarga dan bagaimana Islam mengajarkan pendidikan keluarga.

Selamat membaca, semoga bermanfaat.