MEDIA POLICING: Pemolisian di Era Media Digital, Post-Truth, dan Perubahan Ruang Sosial

Mediapolicing

Judul : MEDIA POLICING: Pemolisian di Era Media Digital, Post-Truth, dan Perubahan Ruang Sosial

Penulis : Gatot Repli Handoko, S.I.K., M.I.Kom

Penerbit : Media Luhur Sentosa

Spesifikasi : 14x21 cm, ii+256 hal, soft cover, b/w

ISBN : 978-623-............

Terbit : September 2026

MEDIA POLICING: Pemolisian di Era Media Digital, Post-Truth, dan Perubahan Ruang Sosial

Media digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh, memproduksi, dan menyebarkan informasi, sekaligus membentuk persepsi publik terhadap berbagai persoalan keamanan dan penegakan hukum. Dalam kondisi tersebut, kepolisian tidak lagi hanya berhadapan dengan realitas di ruang fisik, tetapi juga dengan dinamika ruang digital yang bergerak cepat, terbuka, dan sulit diprediksi. Maka buku ini hadir untuk mengulas perubahan mendasar dalam praktik pemolisian di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Buku ini membahas fenomena post-truth, derasnya arus informasi, disinformasi, serta perubahan pola interaksi sosial yang menghadirkan tantangan baru bagi institusi kepolisian. Kehadiran media sosial memungkinkan sebuah peristiwa berkembang menjadi isu publik dalam hitungan menit, sementara opini, emosi, dan persepsi sering kali memiliki pengaruh lebih besar daripada fakta. Karena itu, pemolisian dituntut untuk mampu beradaptasi melalui komunikasi publik yang efektif, pemanfaatan teknologi, pengelolaan informasi, serta pendekatan yang lebih responsif terhadap karakter masyarakat digital.

Lebih dari sekadar membahas hubungan antara kepolisian dan media, buku ini menawarkan perspektif mengenai transformasi pemolisian agar semakin adaptif, komunikatif, transparan, dan dipercaya masyarakat. Media digital dipandang bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk membangun kedekatan dengan publik, memperkuat legitimasi, mencegah konflik, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang relevan dengan perubahan zaman. Buku ini menjadi bacaan penting bagi insan kepolisian, akademisi, praktisi komunikasi, mahasiswa, maupun masyarakat yang ingin memahami masa depan pemolisian dalam lanskap sosial yang semakin digital.